Monday, April 14, 2008

kuartal pertama dua ribu delapan

catatan kecil kuartal satu dua ribu delapan.

hari ini, 3 bulan yang lalu;

- penuh semangat masuk kerja hari pertama... ke kantor baru, dengan semangat baru, pake laptop baru, ketemu rekan baru, dapat target baru...


hari ini, 2 bulan yang lalu;

- tak disangka, tak dinyana... sakit cacar dinegeri orang sungguh tidak menyenangkan! meski kata temen yang arif, bahwa setiap kita kebagian sekali dalam hidup ini, tetep juga menjemukan seminggu terkurung dalam kamar...

- sekalinya bisa keluar, langsung mudik kekampung halaman... ternyata seneng juga mudik selain di waktu lebaran... satu pelajaran, betapa berharganya masih memiliki orang tua, menjadi salah satu tempat kembali... menyemangati untuk terus berhasil menjalani peran kehidupan ini...


hari ini, 1 bulan yang lalu;

- babak akhir penyelesaian thesis dimulai lagi... ayo tetap semangat, angkat kaki melangkah setapak lagi…


hari ini, 1 minggu yang lalu;

- jumat sore itu jam 2.40, ditelepon boss, mendapat tugas support klien di jakarta, super urgent case, katanya... hari itu juga atau sabtu sebelum jam 12 siang harus sudah sampai ditempat klien, itu komando pertamanya... penugasan yang mendadak, bikin kaget dan deg-degan

- sabtu jam 12 siang pas, nyampek di kantor klien... langsung investigasi masalah sampek jam 9 malem... hari minggu dilanjut lagi dari jam 9 pagi sampai 7 malam, itupun bisa pulang karena menunggu kelarnya proses di jepang...

- senin pagi jam 2.15 bangun, sms klien... trus ditelpon diminta dateng karena proses investigasi lanjutan sudah siap... 2.30 pagi berangkat kerja, investigasi lanjutan langsung dimulai dan tuntas jam 9 pagi... masih belum bisa pulang, diminta ikutan meeting sampai jam 11 baru bisa balik ke rumah... melelahkan tapi juga menyenangkan, satu lagi kesuksesan...


hari ini, 14 april 2008;

- tercapai satu target baru, efektif mulai hari ini...

Read More......

Wednesday, February 6, 2008

Malam menjelang Gong Xi Fat Choi

Jadwal perjalanan pulang kali ini serasa ada yang istimewa. Mulai dari ramainya penumpang di LCCT, sampai delay-nya penerbangan selama 3 jam. Di e-ticket tertera pesawat berangkat jam 2140 waktu setempat, tapi setelah aku check-in dibilang counter baru buka jam 1015 dan berangkat jam 115 dini hari, artinya esok hari bo'. Diitung-itung, masih 6 jam lagi disini :(



Dari pada bengong, aku cari tempat yang nyaman untuk bisa konek ke internet. Disini ada McD, sekalian makan malam lah, pikirku. Lantas aku cari tempat yang kosong. Sambil mengincar posisi dipojok yang cukup nyaman, aku berdiri sambil nunggu antrian. Belum nyampek depan counter, kursi incaran sudah kosong, langsung aja duduk, buka laptop dan cari koneksi wifi.

Nggak susah untuk bisa dapetin koneksi internet di LCCT ini, selain gratis, nampaknya cakupan signalnya cukup luas. Aku lihat dari berbagai sudut dan tempat, nampak banyak orang tekun dengan laptop bekerja didepannya.

Jika dibandingkan dengan Soekarno-Hatta, beberapa kali sempat mengamati, tidak banyak ditemui orang asyik dengan laptopnya bahkan di kawasan gate D, international flight. Ada beberapa orang tetapi dia lagi di warung kopi dan tempat makan.

Kayaknya tidak akan banyak yang bisa dilakukan selain menunggu dengan browsing dan blogging.

Gong Xi Fat Choi...

Read More......

Saturday, February 2, 2008

dua pebruari

pagi ini dua pebruari,
aku sendiri didepan laptop ku ini merenungi hari hari yang telah terlewati. dimulai pada tengah januari, hidup baruku ini hepi dan sepi.

pagi ini dua pebruari,
jam dua belas lebih setengah, aku jaga diri agar tidak lengah
meski lelah bertambah tambah, kunikmati setiap desah dengan pasrah.


pagi ini dua pebruari,
jam satu kurang dua belas. menara petronas masih nampak memanas, terlihat jelas dibalik jendela kamar lantai tujuh belas, cahayanya yang putih menyorot luas, menembus gelapnya kuala lumpur yang semakin pulas.

pagi ini dua pebruari,
jam satu kurang dua, kurindu canda tawa manja sikecil yang beranjak dewasa. terpaksa kutinggalkan mereka disana, mengarungi hidup tanpa papa disisinya. oh... betapa tega

pagi ini dua pebruari,
jam satu lebih dua, masih belum ngantuk terasa, bertabur cahaya pemandangan diluar sana tiada mampu menghibur hati yang merana.

Meski disini sendiri merindui bidadari bidadari, ku semangati diri untuk tetap bisa melompat lebih tinggi, membebaskan potensi tersembunyi.
kupasrahkan pada Ilahi untuk sudi menemani dalam perjalanan ini.

~diterbitkan (masih) dipagi hari dua pebruari habis mandi pagi langsung lari kewarung kopi untuk mendapatkan koneksi waifi, salam dari dwi~

Read More......