Sunday, January 27, 2008

selamat jalan pak harto...

selamat jalan pak harto.sore tadi pukul 15an sore, kami keluar dari tempat parkir mall di bekasi. kami mendengarkan siaran diradio yang meliput suasana wafatnya pak harto, presiden ri kedua. begitu serunya digambarkan suasana pelayat baik yang ada di rumah sakit pusat pertamina maupun dirumah duka jalan cendana jakarta.

jika aku punya cukup waktu, pasti aku akan segera meluncur ke rumah duka, meski aku sadar bahwa aku hanya akan mampu menjangkau ratusan meter dari rumah duka itu, atau bahkan gentingnya pun aku tak bisa melihatnya, tapi jika itu terjadi aku sudah merasa bahagia bisa menghantarkan beliau untuk yang terakhir kalinya.tapi waktuku hanya tersisa 3 jaman untuk segera meluncur ke bandara dan meninggalkan indonesia tercinta.

dalam perjalanan yang ada, sampai tulisan ini aku susun sambil nunggu boarding. aku menyadari bahwa aku dan juga generasi era 70, 80 dan bahkan generasi 90an adalah yang merasakan hasil pemikiran pembangunan pak harto yang mendapat peran sebagai pemimpin negeri ini, baik itu langsung maupun tidak langsung.

jika kita yang mendapatkan hasil yang menguntungkan dari pembangunan yang dilakukan selama ini, mungkin kita menyanjungnya. tapi jika sebagian kita yang mendapati hasil pembangunan yang tidak menguntungkan, mungkin akan menghujatnya.

semakin aku coba rasakan, aku mendapati diriku merasa kehilangan atas wafatnya beliau. aku teringat salah satu jasa beliau yang langsung aku rasakan saat aku mendapatkan beasiswa supersemar. tidak besar memang dana yang aku terima saat kuliah itu, tapi sangat bermanfaat bagi mahasiswa sepertiku saat itu. semoga dana yang aku terima itu adalah halal adanya, jikapun tidak aku hanya bisa berdoa pada tuhan untuk membersihkannya. aku rasa, kemampuan membaca dan menulisku, mendapatkan buku2 pelajaran sekolah waktu itu, kesempatan kuliah diperguruan tinggi negeri adalah beberapa hal lainnya yang menguntungkan aku.

pada kesempatan kali ini, aku hanya bisa mengucapkan "selamat jalan pak harto, semoga amal ibadah mu diterima tuhan yang maha kuasa dan menempatkanmu ditempat yang layak. amin."aku berusaha untuk bisa membalas hutang budiku seperti saat engkau memberiku beasiswa supersemar waktu itu, aku berusaha semampuku, semoga tuhan memberikan kesempatan padaku untuk membalas hutang budi ini.

-salam dari salah satu penerima beasiwa supersemar-

Read More......

I'm only a man looking for a dream

I cant stand to fly, im not that naive
i just start to find, the better part of me
Im more than a bird, im more than a plane
Im more than some pretty face beside a train.
And its not easy to be me.
I wish that i could cry, fall upon my knees
Find a way to lie, about a home I'll never see
It may sound absurd, but dont be naive
even heros have the right to bleed.
I may be disturbed, but won't you conceed
even heros have the right to dream
and its not easy to be me
Up up and away, away from me
It's all right, you can all sleep sound tonight
im not crazy... or anything
I can’t stand to fly
I’m not that naive
Men weren’t meant to ride
With clouds between their knees
I’m only a man in a silly red sheet
Digging for kryptonite on this one way street
Only a man in a funny red sheet
Looking for special things inside of me
Inside of me
Inside of me
Inside of me
Inside of me
I'm only a man in a funny red sheet
I'm only a man looking for a dream
I'm only a man in a funny red sheet
And its not easy,
It’s not easy to be me.

Read More......

Tuesday, November 27, 2007

salam dari sepinggan


setelah melalang buana beberapa hari ke pelosok perkebunan sawit di kalimantan timur, akhirnya kembali juga keperadaban. saat ini, detik ini, saya lagi duduk di garuda lounge bandara sepinggan, balikpapan untuk mengisi diary yg sudah lama ngk dijamah ini. sebenarnya banyak hal yg bisa dituangkan dalam tulisan, namun waktu dan kemampuan tidak bisa kompromi mewujudkannya. sementara target dan tuntutan hidup terus mendera.
ok. ada sedikit cerita yg layak ditayangkan. pengalaman pertama kali tinggal di perkebunan sawit di kaltim. dari awalnya penugasan ke proyek ini tidak menyangka untuk menginjakan kaki ke pelosok perkebunan sawit. awalnya dulu denger-2 juga mo ditugakan bbrp hari untuk melakukan peninjauan sebelum proyek ini jalan... eh ternyata saya ngk jadi berangkat. ternyata fase training ini mengharuskan saya untuk jalan ke kebun sawit.
well, secara umum sih acceptable. pikiran, tubuh dan perasaan bisa diajak kompromi selama tinggal di lokasi. cuman untuk mencapai tempat pemondokan, sebuah perjalanan yang memabukan, maksudnya bikin mabuk darat. jalanan sudah aspal, tapi berkelok dan berhentak, apalagi kalau sudah keluar dari jalanan aspal, masuk jalan tanah & berbatu. untung kendaraan yang dipakai lumayan empuk. sehingga mabuknya tidak sampai keluar, cuman muter-2 dikepala aja...
pagi harinya training belum bisa dimulai, karena mereka masih pada ngurusin gajian. itu memberikan waktu longgar kepada team untuk lebih well prepare. sore hari baru bisa sesi overview, dan dilanjutkan sampai 6 hari terus menerus.
sabtu malem kita sudah sampai di samarinda, nginep di hotel 2 malem. karena ada sesi training untuk kantor perwakilan selama 1 hari.
trus kita meluncur ke balikpapan, semalem kita nginep disana dan seharian kita nungguin pesawat yg delay. beruntunglah ada fasilitas free wifi di lounge ini, sehingga tercipta satu karya tulis ini, hehehe... salam dari sepinggan.

Read More......